Dalam dunia akuakultur, menjaga kualitas air adalah kunci utama keberhasilan budidaya. Perubahan suhu, kadar oksigen, atau tingkat garam yang tidak terpantau dapat menyebabkan stres hingga kematian hewan laut. Karena itu, pelaku budidaya membutuhkan alat yang bisa memantau kondisi air selama 24 jam penuh. Salah satu alat yang paling membantu dalam kebutuhan ini adalah data logger.
Pada artikel kali ini, kita akan membahas penggunaan data logger untuk akuakultur. Mulai dari peran alat, mengapa harus menggunakan alat, serta rekomendasi alat untuk kebutuhan akuakultur.
Apa Itu Data Logger?
Data logger adalah perangkat kecil yang berfungsi untuk merekam dan menyimpan data dari sensor tertentu, seperti suhu air, kadar oksigen terlarut, tingkat garam (salinitas), atau parameter kualitas air lainnya. Alat ini bekerja otomatis sesuai dengan waktu pencatatan yang kita pilih, misalnya setiap 5 menit atau setiap jam.
Setelah itu, data bisa dipindahkan ke komputer atau handphone untuk dianalisis. Inilah yang membuat data logger jauh lebih efektif dibandingkan pengukuran manual yang biasanya hanya dilakukan sesekali.
Peran Data Logger dalam Akuakultur
Data logger membawa banyak manfaat dalam kegiatan budidaya ikan dan udang, Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan alat:

- Pemantauan kondisi air sepanjang hari
Data logger mencatat setiap perubahan kecil pada kolam atau tambak, sehingga kita bisa mengetahui pola harian seperti penurunan oksigen saat malam atau kenaikan suhu di siang hari. - Deteksi dini masalah
Jika terjadi perubahan mendadak misalnya kadar oksigen turun drastis, data logger membantu kita menemukannya lebih cepat, sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan sebelum terlambat. - Mendukung pengambilan keputusan
Dengan data yang tercatat pada alat, pengguna dapat memutuskan kapan harus menambah aerasi, mengurangi pakan, atau mengganti air. Semua keputusan jadi lebih tepat karena didukung dengan data nyata. - Membantu proses audit dan sertifikasi
Untuk tambak skala besar, riwayat data kualitas air sering dibutuhkan dalam proses audit. Data yang tersimpan otomatis membuat proses ini lebih mudah dan akurat.
Mengapa Perlu Menggunakan Data Logger?
Ada beberapa alasan mengapa data logger sangat penting dalam akuakultur:
- Akurasi lebih stabil dibanding pengukuran manual
Alat mencatat data secara konsisten tanpa harus dilakukan secara menual, sehingga tingkat kesalahannya jauh lebih kecil. - Memantau perubahan yang cepat
Banyak kejadian pada tambak terjadi dalam hitungan menit, seperti penurunan oksigen saat pagi hari. Data logger bisa menangkap peristiwa kecil yang berpengaruh besar ini. - Penghematan biaya operasional jangka panjang
Dengan data yang akurat, penggunaan pakan, listrik aerator, dan perawatan kolam bisa diatur lebih efisien sehingga biaya operasional berkurang. - Membantu mengevaluasi performa tambak
Data yang terkumpul dalam jangka panjang membantu pembudidaya memahami hubungan antara kualitas air, pertumbuhan, dan tingkat kelangsungan hidup hewan laut.
Rekomendasi Data Logger HOBO yang Cocok untuk Akuakultur
Sebagai merek yang dikenal memiliki kualitas baik dan tahan di lingkungan air, HOBO Data Logger dari Onset banyak dipakai untuk kebutuhan budidaya. Berikut adalah beberapa rekomendasi alat yang cocok untuk kebutuhan akuakultur:
1) HOBO Water Temp Pro v2 (U22-001)

HOBO U22-001 digunakan untuk merekam suhu air secara real-time. Cukup letakkan pada kedalaman tertentu di kolam atau tambak, dan alat akan mencatat suhu sesuai interval waktu yang kita atur. Alat ini memang dirancang untuk diletakkan di dalam air dalam jangka panjang.
Keunggulan:
- Tahan air dan dapat digunakan di berbagai kondisi cuaca
- Akurasi tinggi, sehingga cocok untuk pemantauan harian
- Baterai tahan lama
- Penggunaan sederhana dan mudah diinstal
Aplikasi:
Sangat ideal untuk memantau suhu pada tambak ikan, udang, hatchery, atau kolam pembesaran. Data suhu membantu menentukan jadwal pakan, memahami stress ikan, dan melihat pola suhu harian.
2) HOBO Dissolved Oxygen Logger (U26-001)

HOBO Dissolved Oxygen digunakan untuk mengukur oksigen terlarut (DO) di dalam air. Sensor optiknya bekerja dengan membaca tingkat oksigen secara akurat, lalu menyimpan data tersebut di memori internal. Dengan menggunakan alat ini, pengguna dapat mencegah kematian mendadak pada hewan.
Keunggulan:
- Pengukuran DO (oksigen terlarut) sangat akurat
- Sensor optik memerlukan perawatan minimal
- Tahan digunakan dalam waktu lama
- Cocok untuk tambak intensif dengan fluktuasi DO (oksigen terlarut) tinggi
Aplikasi:
Digunakan untuk memantau kadar oksigen, terutama saat malam atau dini hari, ketika DO sering menurun. Sangat penting untuk tambak udang vaname, ikan nila intensif, atau kolam keramba.
3) HOBO Conductivity/Salinity Logger (U24 Series)

HOBO Conductivity/Salinity Logger mengukur tingkat garam (salinitas) atau konduktivitas air. Cara kerjanya cukup sederhana: alat mengukur daya hantar listrik air, lalu data tersebut dikonversi menjadi nilai salinitas melalui aplikasi pendukung.
Keunggulan:
- Tersedia versi untuk air tawar maupun air asin
- Sensor lebih mudah dibersihkan dan tahan kotoran
- Data stabil untuk pemantauan jangka panjang
- Cocok untuk tambak yang perlu menjaga level garam tertentu
Aplikasi:
Digunakan untuk mengontrol salinitas pada tambak udang, budidaya ikan laut, air payau, hingga kolam yang berpotensi terpengaruh intrusi air laut.
Kesimpulan
Pemanfaatan data logger dalam akuakultur memberikan banyak keuntungan, terutama dalam memantau kualitas air secara akurat dan terus-menerus. Dengan menggunakan HOBO Data Logger, pengguna dapat memahami kondisi air dengan jelas, mengambil tindakan yang tepat, dan meningkatkan hasil panen secara keseluruhan.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran produk data logger terbaik dan berkualitas tinggi.

