Teknologi sensor mendasari banyak sistem otomasi dan keselamatan modern dari kontrol proses pabrik sampai monitor tekanan ban kendaraan. Salah satu jenis sensor yang paling penting adalah pressure sensor (sensor tekanan). Alat ini berfungsi untuk mengubah gaya yang ditimbulkan oleh fluida (gas atau cairan) menjadi sinyal listrik yang dapat diukur, dipantau, dan diolah untuk pengendalian atau pencatatan.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas alat pressure sensor atau sensor tekanan. Kita akan membahas mulai dari definisinya, jenis-jenisnya, cara kerja, aplikasinya dalam berbagai industri, serta rekomendasi alat yang cocok untuk kebuuhan anda.

Apa Itu Alat Pressure Sensor?

Pressure sensor adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan dari gas atau cairan. Ketika tekanan berubah, sensor akan menangkap perubahan tersebut dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang bisa dibaca oleh perangkat lain seperti panel kontrol, sistem monitoring, atau komputer. Sinyal ini biasanya berupa arus (misalnya 4–20 mA), voltase, atau data digital tergantung jenis alat dan kebutuhan aplikasi.

Sensor tekanan digunakan untuk berbagai jenis pengukuran, seperti:

  • Tekanan absolut, yaitu tekanan dibandingkan dengan kondisi ruang hampa.
  • Tekanan relatif (gauge), yaitu tekanan dibandingkan dengan tekanan udara sekitar.
  • Tekanan diferensial, yaitu perbedaan tekanan antara dua titik.

Jenis-Jenis Alat Pressure Sensor

Pressure sensor memiliki beberapa jenis berdasarkan cara kerjanya. Berikut adalah penjelasan dari jenis jenis alat yang umum digunakan:

  • Sensor Piezoresistive: Sensor ini membaca perubahan tekanan melalui perubahan hambatan listrik pada elemen kecil di dalamnya. Saat terkena tekanan, elemen tersebut sedikit berubah bentuk sehingga hambatan listriknya ikut berubah.
  • Sensor Kapasitif: Jenis ini bekerja dengan melihat perubahan jarak antara dua plat logam kecil. Ketika tekanan berubah, jarak antara plat ikut berubah dan perbedaan tersebut digunakan untuk menghitung tekanan.
  • Sensor Piezoelektrik: Sensor ini menghasilkan muatan listrik ketika mendapatkan tekanan. Karena reaksinya cepat, jenis ini banyak digunakan untuk mengukur tekanan yang berubah dengan cepat.
  • Sensor Resonant / resonansi: Sensor ini mengukur perubahan frekuensi getaran dari elemen yang ada di dalam sensor. Semakin besar tekanan, semakin berubah frekuensi getarannya.
  • Optik / fiber-optic: Sensor tekanan jenis ini memakai cahaya untuk mendeteksi perubahan posisi atau bentuk pada bagian yang terkena tekanan. Sangat cocok di lingkungan yang sensitif terhadap gangguan listrik.

Selain dibedakan berdasarkan teknologi, sensor tekanan juga diklasifikasikan berdasarkan fungsinya. Sensor tekanan absolut digunakan untuk mengukur tekanan terhadap ruang hampa, sementara sensor tekanan relatif (gauge) membandingkan tekanan dengan tekanan udara sekitar.

Aplikasi Pressure Sensor dalam Berbagai Bidang Industri

Sensor tekanan sangat luas penggunaannya. Berikut beberapa bidang industri yang paling sering menggunakan alat pressure sensor:

  • Industri proses (kimia, minyak & gas, petrokimia): Digunakan untuk pengendalian reaktor, pengukuran aliran (via differential pressure), monitoring tekanan pipa dan tangki.
  • Air & air limbah: Digunakan untuk pengukuran tekanan jaringan, level cairan pada sumur atau reservoir dengan transducer submersible.
  • Otomotif & transportasi: Sensor tekanan bahan bakar, tekanan ban, dan kontrol sistem rem/ABS.
  • Medis: Digunakan untuk monitoring tekanan darah, gas medis, serta peralatan ventilator.
  • HVAC & pendinginan: Digunakan untuk mendeteksi tekanan refrigeran, kontrol pompa dan kompresor.
  • Industri makanan & farmasi: Proses sterilisasi dan tangki proses yang memerlukan sensor bersertifikat untuk media yang bersentuhan langsung.
  • Aplikasi IoT & remote monitoring: Sensor tekanan nirkabel atau LoRa untuk pemantauan jarak jauh jaringan air, instalasi minyak, dan aset lapangan.

Mengapa Penggunaan Pressure Sensor Itu Penting?

Penggunaan pressure sensor sangat penting karena alat ini memberikan informasi tekanan secara langsung dan akurat. Dengan data tersebut, operator dapat mendeteksi masalah sejak awal seperti kebocoran, kerusakan pompa, tekanan berlebihan, atau kondisi yang dapat membahayakan pekerja maupun peralatan. Dengan adanya monitoring yang baik, proses industri menjadi lebih aman, efisien, dan hemat biaya perawatan.

Rekomendasi Alat yang Cocok Dengan Kebutuhan Anda

Berikut adalah dua rekomendasi alat pressure sensor dari HOLYKELL yang cocok digunakan di berbagai kebutuhan industri:

Holykell HPT200 Universal Industrial Pressure Sensor

HPT200 bekerja dengan membaca perubahan tekanan melalui elemen pendeteksi (piezoresistif) yang ada di dalam sensor. Ketika tekanan meningkat atau menurun, elemen pendeteksi akan berubah bentuk sedikit dan menghasilkan perubahan sinyal listrik. Sinyal tersebut kemudian diproses dan dikirimkan sebagai sinyal standar seperti 4–20 mA atau voltase, sehingga mudah dihubungkan ke sistem kontrol.

Keunggulan Pressure Sensor HPT200

  • Tahan korosi karena menggunakan bahan baja tahan karat.
  • Stabil, awet, dan cocok untuk penggunaan jangka panjang.
  • Rentang tekanan luas dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Mudah dipasang karena tersedia berbagai jenis sambungan mekanis.

Aplikasi Pressure Sensor HPT200

  • Sistem pompa dan hidrolik.
  • Pengukuran tekanan pada pabrik kimia, pabrik makanan, atau pembangkit listrik.
  • Pengukuran tekanan cairan dan gas dalam proses industri secara umum.

H2601 Wireless Pressure Sensor with IoT Cloud Platform

H2601 adalah sensor tekanan yang dapat mengirim data tanpa kabel (wireless). Data tekanan dibaca oleh sensor, lalu dikirim melalui jaringan seperti 4G atau LoRa menuju platform pemantauan. Anda bisa melihat data tekanan melalui dashboard online yang bisa diakses dari mana saja.

Keunggulan Pressure Sensor H2601

  • Dapat dipantau dari jarak jauh tanpa kabel.
  • Tahan cuaca dengan perlindungan tingkat tinggi (IP68).
  • Mengurangi biaya instalasi karena tidak perlu menarik kabel panjang.
  • Dapat memberikan peringatan otomatis jika tekanan melewati batas aman.

Aplikasi Pressure Sensor H2601

  • Monitoring tekanan tangki atau sumur dari jarak jauh.
  • Pengawasan sistem distribusi air.
  • Pengukuran tekanan pada lokasi industri yang sulit dijangkau.
  • Pengawasan jaringan pipa minyak, gas, atau bahan bakar.

Kesimpulan

Pressure sensor merupakan alat penting yang membantu proses pengendalian, pemantauan, dan menjaga keselamatan di berbagai jenis industri. Pemilihan sensor yang tepat perlu disesuaikan dengan jenis cairan atau gas yang diukur, besarnya tekanan yang ingin dibaca, kondisi tempat pemasangan, serta kebutuhan sistem kontrol yang digunakan.

Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran produk pressure sensor terbaik dan berkualitas tinggi.

PT. Samudra Teknik Solusindo

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *