Dalam berbagai industri, memastikan kondisi peralatan tetap aman tanpa harus membongkar atau merusaknya merupakan hal yang sangat penting. Salah satu metode pengecekan yang mampu melakukan hal tersebut adalah Acoustic Emission Testing (AET).
Pada artikel kali ini, kita akan membahas apa itu Acoustic Emission Testing, bagaimana cara kerjanya, keunggulannya dibanding metode NDT lain, serta di mana saja metode ini diterapkan.
Apa itu Acoustic Emission Testing?
Acoustic Emission Testing adalah metode inspeksi yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang muncul dari dalam material ketika terjadi perubahan di dalamnya, seperti retakan kecil, gesekan, kebocoran, atau deformasi akibat beban.
Saat sebuah material mengalami tekanan atau gangguan, akan muncul sinyal alami berupa “letupan mikro” yang tidak bisa didengar oleh telinga manusia. Sinyal tersebut menjalar ke permukaan material dalam bentuk gelombang elastis. Melalui sensor khusus, metode ini menangkap sinyal, mengubahnya menjadi data, lalu menganalisisnya untuk mengetahui apakah ada indikasi masalah di dalam struktur.
Bagaimana Cara Kerja Metode Acoustic Emission Testing?
Agar lebih mudah dipahami, berikut adalah cara kerja metode Acoustic Emission Testing:

- Pemasangan sensor: Sensor akustik ditempelkan pada permukaan benda yang ingin diperiksa, misalnya seperti pipa, tangki, jembatan, atau komponen mesin. Sensor ini bekerja seperti “telinga elektronik” yang mendeteksi getaran kecil dari dalam material.
- Penguatan sinyal: Sinyal yang ditangkap biasanya sangat kecil. Untuk itu, sinyal diperkuat dan difilter agar noise bisa dipisahkan dari sinyal kerusakan yang asli.
- Pencatatan & analisa awal: Setiap kali ada aktivitas di dalam material misalnya retakan yang mulai terbuka, sensor menangkap sinyal tersebut. Sistem kemudian mencatat waktunya, kekuatan sinyal, jumlah kejadian, hingga frekuensinya.
- Menentukan lokasi sumber masalah: Jika menggunakan lebih dari satu sensor, AET dapat menentukan di mana sinyal tersebut berasal. Caranya adalah dengan membandingkan waktu kedatangan sinyal antara satu sensor dengan sensor lainnya.
- Menganalisis data: Pada tahap ini, data yang sudah terkumpul dianalisis untuk mengetahui jenis aktivitas yang terjadi di dalam material. Teknisi akan melihat apakah sinyal tersebut berasal dari retakan, gesekan antar komponen, proses korosi, ataupun kebocoran gas atau cairan.
Keunggulan Metode Acoustic Emission Testing
Acoustic Emission Testing memiliki beberapa keunggulan penting yang membuatnya dapat melengkapi metode inspeksi NDT lainnya. Berikut ini adalah beberapa keunggulannya:

1. Mendeteksi kerusakan secara langsung (real-time)
Metode ini mampu melihat tanda-tanda kerusakan saat prosesnya terjadi, seperti awal retakan atau pertumbuhan cacat ketika peralatan sedang bekerja. Kemampuan ini sulit ditembus oleh metode seperti radiografi atau magnetic particle testing yang hanya menampilkan kondisi statis pada satu waktu.
2. Mampu memantau area luas dengan sedikit sensor
Dengan beberapa sensor saja, AET dapat memantau bagian besar dari suatu struktur. Hal ini membuat proses inspeksi menjadi lebih cepat dan efisien dibandingkan metode lain seperti ultrasonic testing atau pemeriksaan visual yang perlu mengecek area satu per satu.
3. Bisa dilakukan tanpa menghentikan operasi
Karena prinsipnya yang pasif, AET dapat dilakukan ketika peralatan masih berjalan. Perusahaan tidak perlu melakukan penghentian operasi yang bisa menyebabkan kerugian waktu dan biaya.
4. Dapat menentukan lokasi sumber sinyal dan jenis masalah
Analisis sinyal yang terekam membantu teknisi mengetahui apakah suara yang muncul berasal dari retakan, proses korosi, kebocoran fluida, atau gesekan antar komponen. Informasi ini sangat membantu untuk memahami kondisi material dan menentukan langkah lanjutan.
5. Minim gangguan terhadap peralatan dan lebih hemat untuk pemantauan jangka panjang
Untuk aset besar seperti pipa panjang atau tangki penyimpanan, AET sering lebih efisien dan lebih hemat biaya karena dapat digunakan untuk pemantauan terus-menerus tanpa pekerjaan lapangan yang intens seperti inspeksi berkala.
Aplikasi Metode Acoustic Emission Testing
Acoustic Emission Testing digunakan di berbagai industri, terutama pada peralatan besar atau sistem yang tidak mudah dihentikan. Berikut beberapa aplikasi dari metode ini:
- Industri minyak & gas: AET banyak digunakan untuk memantau pipa, heat exchanger, dan pressure vessel. Metode ini membantu mendeteksi retakan yang sedang berkembang, kebocoran kecil, serta korosi aktif tanpa perlu mengosongkan fasilitas atau melakukan penghentian operasi.
- Pembangkit energi dan sektor nuklir: Pada pembangkit listrik, AET digunakan untuk memeriksa tangki bahan bakar, boiler, dan sambungan las. Karena risiko kegagalan di sektor ini sangat tinggi, monitoring dengan AET membantu mengurangi potensi kerusakan besar dan meningkatkan keselamatan.
- Berbagai jenis sarana Infrastruktur: AET sangat berguna untuk memantau retakan yang berkembang akibat beban berat, kelelahan material, atau pergeseran tanah. Informasi yang diperoleh mendukung program pemeliharaan berbasis kondisi, sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum masalah semakin membesar.
- Industri penerbangan dan transportasi: Dalam transportasi, AET digunakan untuk memeriksa komponen struktural, sambungan las, dan material komposit. Metode ini sangat membantu saat uji beban atau pengujian siklus berulang, di mana kerusakan kecil bisa berkembang menjadi masalah besar.
Pemanfaatan AET terus berkembang, misalnya untuk pemantauan kondisi turbin angin, deteksi kerusakan pada komponen berputar, hingga pemeriksaan kebocoran pada katup dan sistem perpipaan di instalasi industri.
Pendahuluan
Dalam berbagai industri, memastikan kondisi peralatan tetap aman tanpa harus membongkar atau merusaknya merupakan hal yang sangat penting. Salah satu metode pengecekan yang mampu melakukan hal tersebut adalah Acoustic Emission Testing (AET). Berbeda dari metode inspeksi lain yang hanya memberikan gambaran pada satu waktu, AET mampu memantau aktivitas di dalam material secara langsung, sehingga tanda-tanda kerusakan dapat diketahui lebih cepat.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran jasa Acoustic Emission Testing dan jasa Non-Destructive Test terbaik dan berkualitas tinggi.
